Tentang Atom

Maha suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan sempurna. Tak ada satu makhlukpun yang sanggup menyaingi ciptaan-Nya. Maha Karya-Nya begitu indah dan luar biasa. Allah telah menciptakan dengan cermat dan detail mulai dari yang terkecil hingga yang paling besar yang tak sanggup kita mengukurnya.

Atom. Orang yunani mengatakan atomos yang artinya tidak dapat dibagi-bagi lagi. Dinamakan demikian karena bentuknya yang teramat sangat kecil hingga untuk melihatnya saja kita memerlukan alat bantu lain. Itulah atom.

Bila kita selidiki sebuah atom, ternyata mempunyai beberapa keunikan. Mulai dari sifat fisisnya yang kecil maupun sifat kimianya. Sebuah atom terdiri dari inti atom yang dikelilingi oleh elektron-elektron. Elektron ini senantiasa berputar dalam garis edar yang telah ditentukan sesuai dengan energi potensial yang dimiliki. Sedangkan didalam inti atom sendiri terdapat proton dan neutron. Proton bermuatan positif yang selalu menarik elektron untuk berjalan sesuai dengan garis orbitnya, sedangkan neutron adalah partikel tak bermuatan yang senantiasa menjaga keseimbangan dalam inti atom agar atom tersebut tetap stabil.

Keunikan atom ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi kita, Ummat Islam. Betapa Allah tidak akan pernah menciptakan sesuatu didunia ini tanpa suatu manfaat yang jelas. Konfigurasi atau susunan atom yang sedemikian unik ini bisa diibaratkan seperti hubungan kita dengan Allah Sang Pencipta alam yang indah ini. Bila elektron kita ibaratkan sebagai pribadi muslim, maka protonnya adalah Allah Robbul Izzati. Seperti elektron yang bermuatan negatif, maka manusia pun pasti punya kesalahan dan kekhilafan. Namun jangan sampai kekhilafan tersebut membuat kita terlepas dari garis “orbit” iman dan taqwa kita kepada Allah. Selama kita memiliki energi potensial maka selama itu pula kita punya kesempatan untuk memperbaiki kedudukan kita dan tetap istiqomah didalam “garis edar “ nya.

Sifat unik yang lain adalah ketika sang elektron ini berjalan mengintari inti atom, suatu saat ia pasti akan kehabisan energi. Hingga garis edarnya semakin lama semakin dekat dengan inti atom. dan bila energi potensialnya habis, maka elektron akan jatuh dalam inti atom. Nah, energi elektron yang hilang ini dipancarkan dalam wujud sinar X. Kita mengetahui bahwa sinar X ini mempunyai daya tembus yang lumayan besar. Sifat sinar X yang lain adalah ia dapat menghitamkan plat film walaupun plat film tersebut berada dalam suatu kotak yang tertutup sekalipun.

Begitu pula seharusnya diri kita sebagai seorang mukmin yang beriman. Ketika kita mencoba untuk tetap tetap istiqomah dalam beribadah kepada Allah, maka Allah akan mengangkat derajat orang tersebut dan menghilangkan “muatan negatif” pada diri kita. Seorang mukmin yang senantiasa berusaha untuk mengelilingi “inti atom” yang menjadi pusat pengatur “konfigurasi” alam yang maha indah ini. Manusia tidak diciptakan kecuali untuk menyembah dan beribadah kepada Allah. Bila seorang mukmin mengetahui konsep ini maka hatinya pun akan selalu tertuju kepada Allah. Ketika hatinya sudah terpaut erat dengan Allah maka energi yang hilang akan Allah ganti dengan pancaran “sinar x” kemuliaan dan derajat yang tinggi disisi-Nya. Kalau seseorang telah diberi hidayah ini, maka kehidupannya akan selalu terang dengan Nur Allah, dapat membedakan yang haq itu haq dan yang bathil itu bathil. Wallahu ‘alam bishowab.

Comments